Friday, July 9, 2021

ESPORTS: MASA DEPAN DUNIA GAMES







Jika bicara tentang game, maka kebanyakan orang akan berpikir tentang suatu permainan yang dimainkan untuk menghabiskan waktu dan menghibur diri. Untuk sebagian orang bahkan berpikiran negatif atau memandang rendah jika sudah berhubungan dengan game. Saya yang bukan pemain game online, dahulu juga berpikir demikian. Dunia gaming sering kali dihubungkan dengan perkumpulan muda-mudi yang maniak game atau bermalas-malasan dengan membuang waktu mereka untuk bermain game.

Tapi pemikiran seperti ini untuk era sekarang sudah seharusnya disingkirkan. Bagi yang belum tahu, bermain game juga dapat dijadikan pekerjaan dengan menjadi gamers/professional players. Dalam dunia profesional, game yang dipertandingkan disebut esports dan para gamers profesional ini pun dapat disebut atlet profesional.

Menurut Wikipedia, Esports (Electronic sports) is a form competition using video games. Esports often takes the form of organized, multiplayer video game competitions, particularly between professional players, individually, or as teams.

Dari pengertian diatas, dapat kita ketahui bahwa esports merupakan kompetisi yang menggunakan video games, dimana sistemnya itu teroganisasi, dan dimainkan oleh pemain profesional secara individual ataupun tim. Jadi dapat disimpulkan game dan esports itu berbeda. Dalam esports segala sesuatunya memiliki aturan dan memiliki sistem yang lumayan ketat. 

Untuk memenangkan kejuaraan di esports, para pemain profesional membutuhkan kecepatan, ketangkasan, dan strategi, sama seperti untuk cabang olahraga lainnya. Untuk itu para pemain profesional membutuhkan pelatihan dan fasilitas yang bagus layaknya seorang atlet profesional. Selain itu, untuk memperoleh kemampuan bermain yang bagus, seorang pemain profesional sangat membutuhkan kekuatan fisik dan stamina yang bagus, sehingga mereka harus rutin melakukan olahraga fisik dan pemeriksaan kesehatan. Seorang pemain profesional juga harus sebaik mungkin menjaga fisik mereka dari aktivitas berat/berbahaya ataupun dari perkelahian untuk menghindari adanya cidera. Hadiah yang dapat diperoleh oleh pro player dari esports pun tak kalah banyak dengan kompetisi olahraga lainnya, yaitu mulai dari jutaan hingga trilliun per pertandingannya.

Pertandingan yang paling populer di esports skala internasional adalah League of Legends World ChampionshipDota 2's InternationalThe Fighting game-specific Evolution Championship Series (EVO), dan Intel Extreme Masters. Untuk para gamer, game diatas tentu tidak asing lagi di telinga mereka.

Awal mula esports ini berawal dari kompetisi video game di Stanford University untuk game Spacewar pada tanggal 19 Oktober 1972. Ada hal menarik dari awal mula/cikal bakal esports ini, yaitu hadiah yang akan diperoleh dari kompetisi tersebut hanyalah berlangganan majalah Rolling Stone untuk satu tahun. Namun dengan adanya kompetisi ini, satu per satu kompetisi game lainnya pun muncul, dan berkembang semakin pesat hingga sekarang.

Popularitas esports di Asia semakin meningkat pesat terutama dari negara China dan Korea Selatan yang memiliki pemain profesional yang berlisensi sejak tahun 2000. Di Indonesia sendiri, esports juga bukanlah suatu hal baru karena Indonesia telah menghelat kompetisi game online pertama pada tahun 1999 oleh Liga Game yang merupakan pionir kemunculan esports di Indonesia. Namun karena kurangnya fasilitas pada saat itu, maka tidak dapat berkembang pesat seperti sekarang ini. Esports semakin meningkat popularitasnya di Indonesia sejak ajang Asian Games 2018. Indonesia juga sudah mengakui esports sebagai salah satu cabang olahraga prestasi yang dapat dipertandingkan di kompetisi resmi dibawah naungan KONI.

Wow, dari informasi diatas, profesi gamer profesional terdengar sangat keren bukan? Bagi kamu yang memiliki minat dan bakat dalam bermain game, tentu profesi ini akan menjadi salah satu opsi terbaik untuk masa depan kamu. Nah bagi kamu yang tertarik di bidang esports dan ingin terlibat di dalam dunia esports, namun tak cukup mampu untuk menjadi atlet/pemain profesional jangan langsung kecewa dulu. Ada beberapa profesi lain yang kedudukannya juga sangat penting dalam pelaksanaan esports. Apa sajakah itu? Yuk kita bahas satu persatu.


1. Pelatih

Tidak ada kata terlalu hebat jika bicara dalam kompetisi. Semakin tinggi kompetisi yang akan diikuti, tentu semakin tinggi skill yang dibutuhkan. Untuk memperoleh suatu kemenangan tentu harus memiliki kemampuan yang sangat baik, dan agar memperoleh kemampuan/skill yang sangat baik tentu dibutuhkan pembelajaran dan pelatihan yang keras dan disiplin. Namun sebagai manusia biasa, tak jarang jika mengalami dan mendapati berbagai hambatan dalam proses pelatihan. Hal ini juga berlaku untuk para gamers karena dunia esports sangat kompetitif. Untuk itu, para pemain membutuhkan seorang pelatih/coach yang dapat membantu dan mengasah kemampuan mereka, agar dapat mencapai kemampuan terbaik dan maksimal mereka sehingga dapat memperoleh kemenangan. Pelatih ini akan membimbing mereka dalam praktik langsung, menganalisis kemampuan dan permainan mereka, dan juga mengawasi serta membantu mereka ketika sedang kesulitan ataupun sedang mengalami tekanan mental.


2. Manager

Seperti cabang olahraga lainnya, setiap tim profesional di esports juga dinaungi oleh suatu lembaga/perusahaan. Untuk itu dibutuhkan seorang manager yang dapat mengatur dan menjadi media penghubung antara lembaga/perusahaan dengan para pemain. Manager juga memiliki banyak tugas penting lainnya seperti mengatur jadwal pertandingan tim (untuk kompetisi ataupun untuk pelatihan), bertanggung jawab atas segala masalah yang timbul yang berhubungan dengan anggota tim, mengurus pencarian pemain baru hingga tanda tangan kontrak, mengawasi kondisi internal tim yang berjalan dengan baik atau tidak, membantu menyediakan kebutuhan yang dibutuhkan oleh setiap pemain, dan lainnya.


3. Analis

Dalam esports, strategi sangatlah penting. Dengan persiapan strategi yang matang, tentu akan lebih menambah kepercayaan diri pemain untuk mencapai kemenangan tertinggi. Namun untuk memperoleh strategi yang bagus, dibutuhkan tenaga seorang profesional yang ahli dalam analisis dan merancang strategi taktik. Tenaga profesional ini disebut analis. Biasanya analis adalah mantan pemain esports yang memiliki kemampuan analis yang tinggi. Pertandingan esports merupakan permainan tim, sehingga dibutuhkan strategi yang bagus dan tentunya strategi taktik ini akan menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing pemain di dalam tim tersebut. Untuk merancang strategi yang bagus, para analis akan melakukan analisis terhadap permainan tim lawan/tim lain untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan dari kekuatan lawan tersebut. So, analis akan sangat penting dan dibutuhkan untuk sebuah tim esports.


4. Komentator

Teman-teman pasti sering melihat komentator dalam suatu pertandingan olahraga. Kompetisi olahraga yang mungkin paling sering kamu lihat adalah pertandingan sepak bola. Nah di dalam pertandingan esports, seorang komentator/shoutcaster adalah wajib dan penting. Mereka akan memandu jalannya pertandingan, dan menjadi media agar penonton semakin mengerti segala hal yang sedang terjadi di dalam pertandingan. Mereka juga dapat membuat pertandingan semakin memanas dan meriah berkat opini dan analisis mereka saat pertandingan berlangsung. Karena mereka akan memandu pertandingan dan turut menganalisis, maka seorang komentator esports haruslah seseorang profesional yang benar-benar mengerti mengenai game yang sedang dipertandingkan. Untuk kamu yang suka video game, dan jago public speaking boleh banget untuk mencoba profesi yang satu ini.


5. Pembawa Acara/MC

Profesi ini bukanlah profesi yang baru. Dimana ada acara, tentu saja membutuhkan seorang pembawa acara untuk membuka, membantu jalannya acara, dan menutup acara tersebut. Seorang pembawa acara/MC yang mengerti game yang dipertandingkan adalah hal yang wajib dalam pertandingan esports sehingga mereka dapat menambah antusiasme para penonton yang sedang menonton pertandingan.


6. Marketer

Untuk tim esports yang besar dan terkenal, maka seorang marketer adalah suatu kewajiban. Seorang marketer akan bekerja di divisi marketing. Untuk tim besar, para pemain memiliki popularitas yang tinggi layaknya seorang public figure atau artis. Tim mereka akan menghasilkan uang yang banyak bukan hanya dari hadiah pertandingan, tapi juga dari beberapa hal lainnya seperti menjadi bintang iklan, menerima endorsment, menjadi BA suatu merek suatu produk/jasa, dan juga menjual merchandise yang identik dengan para pemain di tim mereka. Untuk mencapai penghasilan yang maksimal, tentu seorang marketer akan sangat dibutuhkan di bidang esports ini.



Bagi penggemar esports dan suka menonton drama, ataupun bagi pecinta drama yang ingin lebih mengenal dunia esports, kamu dapat mencoba menonton rekomendasi drama china dibawah ini 👇👇 


Nah itu sedikit informasi pengenalan tentang esports. Meskipun di Indonesia cabang olahraga ini belum terlalu populer, namun saya yakin di masa depan esports akan semakin berkembang pesat dan akan mencapai popularitas yang lebih tinggi di Indonesia dan dunia. Untuk yang belum pernah mendengar tentang esports, semoga artikel ini membantu kamu dalam mengawali pengenalan terhadap dunia esports.





Sources of additional information : 
1. Wikipedia/Esports
2. Kurniawan, Faidillah. 2019. E-Sport dalam Fenomena Olahraga Kekinian. JOPRES (Jurnal Olahraga Prestasi) 15 (2) : 61-66.

Load comments